Selasa, 24 Agustus 2010

Tentang Wanita

Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pada hari ke-enam.
Malaikat datang dan bertanya,”Mengapa begitu lama, Tuhan?”

Tuhan menjawab:
“Sudahkan engkau lihat semua detail yang saya buat untuk menciptakan mereka?"

“2 Tangan ini harus bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dari plastik. Setidaknya terdiri dari 200 bagian yang bisa digerakkan dan berfungsi baik untuk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak saat yang bersamaan. Punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua dilakukannya cukup dengan dua tangan ini”

Malaikat itu takjub.

“Hanya dengan dua tangan?....impossible!“

Dan itu model standard?!

“Sudahlah TUHAN, cukup dulu untuk hari ini, besok kita lanjutkan lagi untuk menyempurnakannya“.

“Oh.. Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, karena ini adalah ciptaan favorit SAYA”.

“O yah… Dia juga akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari”.

Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita-ciptaan TUHAN itu.

“Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut TUHAN ?”

“Yah.. SAYA membuatnya lembut. Tapi ENGKAU belum bisa bayangkan kekuatan yang SAYA berikan agar mereka dapat mengatasi banyak hal yang luar biasa.“

“Dia bisa berpikir?”, tanya malaikat.

Tuhan menjawab:
“Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi."

Malaikat itu menyentuh dagunya....

“TUHAN, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya.”

“Itu bukan lelah atau rapuh....itu air mata”, koreksi TUHAN

“Untuk apa?”, tanya malaikat

TUHAN melanjutkan:
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspressikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan dan kebanggaan.”

“Luar biasa, ENGKAU jenius TUHAN” kata malaikat.
“ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, wanita ciptaanMU ini akan sungguh menakjubkan!"

Ya mestii…!
Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki-laki. Dia dapat mengatasi beban bahkan melebihi laki-laki.
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit.
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan.

Dia berkorban demi orang yang dicintainya.
Mampu berdiri melawan ketidakadilan.
Dia tidak menolak kalau melihat yang lebih baik.
Dia menerjunkan dirinya untuk keluarganya. Dia membawa temannya yang sakit untuk berobat.

Cintanya tanpa syarat.

Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.
Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa.
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran.
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian.
Tetapi dia selalu punya kekuatan untuk mengatasi hidup.
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.

Hanya ada satu hal yang kurang dari wanita:


DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA

Ketika Wanita Menangis

"Ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia sedang mengeluarkan senjata terampuhnya, melainkan justru berarti dia sedang mengeluarkan senjata terakhirnya.."

"Ketika wanita menangis, itu bukan berarti dia tidak berusaha menahannya, melainkan karena pertahanannya sudah tidak mampu lagi membendung air matanya.."

"Ketika wanita menangis, itu bukan karena dia ingin terlihat lemah, melainkan karena dia sudah tidak sanggup untuk berpura-pura kuat.."

Mengapa wanita menangis?

Karena wanita juga seorang manusia yang memiliki perasaan..
Kami tidak pernah menuntut banyak hal kecuali pengertian. Kadang kami terlihat manja, banyak maunya, atau mungkin di mata lelaki seperti kalian kami hanya makhluk yang menyusahkan.
Tapi ketahuilah, kami masih berdiri tegar meski kalian telah menghantam kami dengan banyak rasa sakit yang mendera. Kami masih tetap seperti orang yang sama ketika kalian berusaha pergi dan menghindar lantas datang kembali membawa asa. Meski kami terlihat tidak peduli, tapi percayalah jauh di lubuk hati kami, kami punya sejuta doa untuk kalian.

Karena kita ditakdirkan untuk berpasangan, tidak untuk menjalani kesendirian..
Kami memang selalu tampak berlebihan dalam mengeksplorasi perasaan kami, itulah mengapa anak selalu terlahir dari rahim kami kaum wanita. Karena Tuhan ciptakan ruang luas dibawah hati kami untuk tempat bernaungnya hasil-hasil cinta kita. Karena ya, lagi-lagi kami kaum wanita, dimana Tuhan menakdirkan kami sebagai makhluk yang akan selalu terlihat lemah diluar tetapi kuat didalam.

Karena tanpa kalian sadari, kalian juga membutuhkan kami sebesar kami membutuhkan kalian.

Hidup ini banyak cobaan, dimana banyak rintangan yang menerpa. Karena itu, Tuhan menakdirkan kita untuk bersatu melawan segala cobaan itu.

Maka hargailah keberadaan kami, sekecil apapun artinya dalam hidup kalian, para lelaki


Wanita

"Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah tokoh romantis yang dapat melukis seperti Jack Dawson dalam Titanic, maka itu kami tidak pernah minta kalian melukis wajah kami dengan indah, paling tidak saat kami minta kalian menggambar wajah kami , gambarlah, meskipun hasil akhirnya akan seperti Jayko adik perempuan Giant dalam film Doraemon, tapi kami tahu, kalian berusaha.

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan peramal seperti Dedi Corbuzier yang dapat menebak isi pikiran kami atau apa yang kami inginkan saat kami hanya terdiam dan memasang wajah bosan, tapi saat itu kami hanya ingin tau, sesabar apakah kalian menghadapi kami jika kami sedang sangat menyebalkan seperti itu, kami tidak minta kalian mampu menebak keinginan kami, setidaknya bersabarlah pada kami dengan terus bertanya "jadi sekarang maunya gimana?"

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah penyair sekaliber Kahlil Gibran atau yang mampu menceritakan kisah romantis seperti Shakespear, maka itu kami pun tidak meminta kalian mengirimi kami puisi cinta berisi kalimat angan-angan nan indah setiap hari atau setiap minggu, tapi setidaknya mengertilah bahwa setelah menonton film korea yang amat romantis itu, kami sangat berandai-andai kekasih kami dapat melakukan yang sama, meskipun isi puisi tersebut tidak sebagus kahlil Gibran, kami akan sangat senang –sungguh- jika kalian mengirimkannya dengan tulus dan niat. (bahkan meskipun ujungnya terdapat "hehe, aneh ya?", kami akan benar-benar melayang, tuan)

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah setampan Leonardo Dicaprio, tapi tolong mengertilah itu sama sekali bukan masalah bagi kami, saat kami memuja-muja pemuda seperti itu, itulah pujian dan pujaan, tapi hati kami sungguhnya telah terikat oleh kalian, tuan. Mungkin saat itu kami hanya ingin tau apa pendapat kalian jika kami jatuh cinta pada orang lain, semacam mengukur tingkat kecemburuan kalian.

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah semenakjubkan John Nash atau sebrillian Isaac Newton, namun kami sebenarnya sangat menghargai bantuan kecil dari kalian meskipun hanya membantu mencarikan artikel dari internet, kami ingin menunjukkan pada kalian bahwa kalian lebih kami percayakan daripada Newton atau Galileo.

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian tidaklah segagah Achilles pada film Troy, maka itu kami tidak pernah minta kalian mengikuti program peng six-pack an tubuh atau kontes L-men. Namun dengan kalian berhenti dan tidak pernah merokok, kami sangat akan memilih kalian dari Achilles manapun. Menyuruh kalian berhenti merokok adalah untuk meyakinkan diri kami bahwa kalian lebih gagah dari Achilles (karena tentu kalian akan kalah beradu pedang dengan Achilles bukan?).

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukan Pangeran dengan kuda putih yang akan melawan naga demi kami, karena kami pun bukan putri tidurnya, dan maka dari itu kami tidak pernah minta kalian melawan preman pasar yang pernah menggoda kami waktu lalu, tapi setidaknya, mengertilah tanpa kami harus minta, saat hujan lebat datang dan dirumah sedang mati lampu dan ayah ibu belum datang, kami hanya dapat mengandalkan kalian, maka itu temani kami walau hanya dengan sms dan telepon, karena menurut kami, berbincang dengan kalian adalah melegakan, maka itu jangan trade off (tukar) keadaan seperti itu dengan Game PES 2010 terbaru kalian itu (sangat mengesalkan! )

Kami, para wanita sungguh sebenarnya tau bahwa kalian bukanlah bayi yang harus diingatkan hal ini dan itu setiap waktunya, tapi mengertilah bahwa kami sangat merisaukan anda, kenapa kami mengingatkan kalian makan atau sembahyang, itu karena tepat saat itu, kami baru saja hendak makan atau sembahyang, maka itu saat kalian bertanya kembali atau mengingatkan kembali, kami akan jawab "iya, bentar lagi nih"

Kami, para wanita tau kalian bukanlah Romi Rafael yang pandai menyulap saputangan menjadi bunga, maka itu kami tidak pernah meminta hal hal semacam itu, namun mengertilah bahwa melihat bunga rose di pinggiran jalan itu menggoda hati kami, bahkan meski kami tidak suka bunga, pemberian kalian akan menjadi hal yang kami sukai, karena kami sebenarnya hanya sangat ingin menyimpan kalian saat itu, setelah malam kalian antar kami pulang, namun kami tahu kita harus berpisah saat itu.

Kami, para wanita tau kalian bukanlah Mr. Bean yang dapat membuat kami tertawa terbahak saat sedang bosan, maka itu jangan coba-coba menjadi juru selamat untuk mencoba membuat kami tertawa saat itu, karena kami tau kalian tidak mampu sekocak Mr. Bean dan malah hanya akan memperkeruh suasana, yang kami inginkan saat itu hanyalah memastikan kalian ada disamping kami saat masa-masa sulit meski hanya dengan senyuman menenangkan.

Kami, para wanita juga tau kalian bukanlah pemuda seperti Edward Cullen yang akan segera datang dengan Volvo saat kami diganggu oleh preman jalanan, namun setidaknya, pastikan kami aman bersama kalian saat itu dengan tidak membawa kami pulang terlalu larut dan mengantarkan kami sampai depan pintu rumah dan bertemu ayah ibu, (jangan hanya sampai depan gang, hey, tuan!)

Kami, para wanita tau kalian tidak akan bisa seperti ibu kami yang dapat menghentikan tangisan kami, namun tolong mengerti, saat kami menangis dihadapanmu, kami bukan sedang ingin dihentikan tangisannya, justru kami sangat ingin kalian dihadapan kami menampung berapa banyak air mata yang kami punya, atau sekedar melihat apa reaksi kalian melihat kami yang –menurut kami- akan terlihat jelek saat menangis

Kami, para wanita tau juga sebenarnya, bahwa kalian tidak akan punya jawaban yang benar atas pertanyaan, "aku gendut ya?", kami sungguh tau, tapi saat itu kami hanya ingin tau, apa pendapat kalian tentang kami yang pagi tadi baru bercermin dan sedang merasa tidak secantik Kristen Stewart.

Kami tau, kalian adalah makhluk bodoh yang tidak peka dan terlalu lugu untuk percaya pada setiap hal yang kami katakan, tapi mengertilah bahwa saat kalian bertanya "baik-baik aja?" dan kami jawab "iya, aku baik-baik aja" itu adalah bahasa kami untuk menyatakan keadaan kami yang sedang tidak baik namun kami masih menganggap kalian adalah malaikat penyelamat yang mampu mengatasi ketidak-baik- baikan kami saat itu tanpa kami beritau, (tentu mestinya kalian sadari jika kami memang benar sedang baik-baik saja kami akan menambahkan perkataan seperti "iya aku baik-baik aja, malah tadi aku di kampus ketemu dengan dosen yang itu lho….*bla.bla. bla")

Iya, kami sepertinya tau apa yang kalian pikirkan tentang kami yang begitu merepotkan. Tapi begitulah kami, akan selalu merepotkan kalian, tuan. Hal ini bukan sesuatu yang kami banggakan, namun inilah bahasa kami untuk mempercayakan hati kami pada kalian, jika kalian bukanlah pemuda yang kami percayakan dan kami butuhkan, tentu saja yang kami repotkan dan persulitkan bukan kalian. Kami makhluk yang amat perasa dan gampang merasa "tidak enak". Kami enggan merepotkan "orang lain".

Jika kami merepotkan dan menyusahkan, berarti kami menganggap anda bukanlah orang lain, tuan.

Kami tidak senang bermain-main, tuan pemuda. Maka tolong jaga hati yang kami percayakan ini. Kami mungkin mudah berbesar hati atau "ge er", tapi sekali kami menaruh hati kami pada satu pemuda, butuh waktu yang lebih lama dari menemukan lampu bohlam untuk menghilangkannya (bukan melupakan).

Kami akan sulit menerima hati baru setelah itu, karena kami harus membiasakan diri lagi. Padahal kami sudah terbiasa dengan anda, terbiasa melakukan semuanya dengan anda. Maka tolong, mengertilah tuan. Karena kami, wanita sungguh sangat tau sebenarnya kalian, pemuda, dapat mengatasi semua tingkah kami yang merepotkan ini."

Rabu, 04 Agustus 2010

Perbincangan Bayi

Suatu ketika...
Seorang bayi siap dilahirkan ke dunia
Menjelang ditrunkan,

Dia bertanya pada Tuhan,
"PARA MALAIKAT DI SINI MENGATAKAN, BAHWA BESOK ENGKAU AKAN MENGIRIMKU KE DUNIA, TETAPI....BAGAIMANA CARA SAYA HIDUP DI SANA,SAYA BEGITU KECIL DAN LEMAH" ,KATA SI BAYI.

Tuhan pun menjawab:
"AKU TELAH MEMILIH SATU MALAIKAT UNTUKMU..IA AKAN MENJAGA DAN MENGASIHIMU


"TAPI DI SURGA APA YANG SAYA LAKUKAN HANYALAH BERNYANYI DAN TERTAWA INI CUKUP BAGI SAYA UNTUK BAHAGIA",DEMIKIAN KATA SI BAYI...

Tuhan pun menjawab:
"MALAIKATMU AKAN BERNYANYI DAN TERSENYUM UNTUKMU SETIAP HARI, DAN KAMU AKAN MERASAKAN KEHANGATAN CINTANYA DAN LEBIH BERBAHAGIA"..

Si bayi bertanya kembali:
"DAN APA YANG DAPAT SAYA LAKUKAN SAAT SAYA INGIN BERBICARA KEPADAMU?"

Sekali lagi Tuhan menjawab:
"MALAIKATMU AKAN MENGAJARKAN..BAGAIMANA CARA KAMU BERDOA"

Si bayi belum puas ia bertanya kembali:
"SAYA MENDENGAR BAHWA DI BUMI BANYAK ORANG JAHAT,SIAPA YANG AKAN MELINDUNGI SAYA"?

Dengan penuh kesabaran Tuhan menjawab:
"MALAIKATMU AKAN MELINDUNGIMU, DENGAN TARUHAN JIWANYA SEKALIPUN"

Si bayi melanjutkan pertanyaan lagi:
"TAPI SAYA AKAN BERSEDIH KARENA TIDAK MELIHAT ENGKAU LAGI"..

Dan Tuhan Menjawab:
"MALAIKATMU AKAN MENCERITAKAN KEPADAMU TENTANG AKU, DAN AKAN MENGAJARKAN BAGAIMANA AGAR KAMU BISA KEMBALI KEPADAKU, WALAUPUN SESUNGGUHNYA AKU SELALU BERADA DI SISIMU"..

SAAT ITU SURGA BEGITU TENANGNYA...SEHINGGA SUARA DARI BUMI DAPAT TERDENGAR DAN SANG ANAK DENGAN SUARA LIRIH BERTANYA:
"TUHAN..........JIKA SAYA HARUS PERGI SEKARANG, BISAKAH ENGKAU MEMBERITAHUKU, SIAPA NAMA MALAIKAT DI RUMAHKU NANTI"?

Tuhan menjawab:
"KAMU DAPAT MEMANGGIL NAMA MALAIKATMU.....


I B U ..."


KENANGLAH IBU YANG MENYAYANGIMU..
UNTUK IBU YANG SELALU MENETESKAN AIR MATA KETIKA KAU PERGI...
INGATKAH ENGKAU KETIKA IBUMU RELA TIDUR TANPA SELIMUT DEMI MELIHATMU TIDUR NYENYAK DENGAN DUA SELIMUT MEMBALUT TUBUHMU..

INGATKAH ENGKAU..KETIKA JEMARI IBU MENGUSAP LEMBUT KEPALAMU?
DAN INGATKAN ENGKAU KETIKA AIR MATA MENETES DARI MATA IBUMU KETIKA IA MELIHATMU TERBARING SAKIT...

SESEKALI JENGUKLAH IBUMU YANG SELALU MENANTIKAN KEPULANGANMU DI RUMAH TEMPAT KAU DILAHIRKAN..

KEMBALILAH...MOHON MAAF...PADA IBUMU YANG SELALU RINDU AKAN SENYUMANMU..

JANGAN BIARKAN KAU KEHILANGAN SAAT-SAAT YANG AKAN KAU RINDUKAN DI MASA DATANG,KETIKA IBU TELAH TIADA...

TAK ADA LAGI DI DEPAN PINTU YANG MENYAMBUT KITA...,TAK ADA LAGI SENYUMAN INDAH...TANDA BAHAGIA..
YANG ADA HANYALAH KAMAR KOSONG TIADA PENGHUNINYA..YANG ADA HANYALAH BAJU YANG DIGANTUNG DI LEMARINYA..
TAK ADA LAGI..DAN TAK AKAN ADA LAGI.. YANG AKAN MENETESKAN AIR MATA MENDO'AKANMU DISETIAP HEMBUSAN NAFASNYA..
PULANG..DAN KEMBALILAH SEGERA...PELUKLAH IBU YANG SELALU MENYAYANGIMU..

CIUMLAH KAKI IBU YANG SELALU MERINDUKANMU DAN BERIKANLAH YANG TERBAIK DI AKHIR HAYATNYA..

KENANGLAH CINTA..DAN KASIH SAYANGNYA....