Selasa, 22 Maret 2011

Summer Breeze

"Listen, my dear
Only God knows why we come up this way
We've already tried, but we can't fight no more
There's something we can't work on
So when the day has come, let it be
Our heart will still be together
Even when we are separated
By a long, long distance
Trust me, dear
Our love is the only thing precious
That i'll take to my final rest"

"Please. Someday you'll live without me. And i'll be watching you from heaven. Only if God trusted me tp get there."

"All you have to know is, I Love You. And i will always do, till death do us  part"

"I love you even though we're no longer alive. I'll love you more than you know"

Kutipan di atas gw ambil dari novel Summer Breeze. Sampe nangis gw baca ini novel, bener-bener bikin kita mikir bahwa gak ada manusia yang sempurna di dunia ini, juga gak ada yang kekal di dunia ini. Meskipun kita berusaha sekeras mungkin untuk mempertahankannya, tapi kalo Takdir Allah berkata lain maka jalan itu yang harus kita tempuh.
Ikhlas emang susah, tapi dengan kita ikhlas hidup kita akan terus melangkah ke depan :)

Sabtu, 26 Februari 2011

Chocolate VS Cabe

Apa makanan yang gw suka?? Coklat !


Coklat coklat coklat. SUka banget sama coklat. Apapun yang ada coklatnya pasti gw suka.
Coklat bikin gemuk? Gak papa, gw kan lagi mau gemukin badan.
COklat itu manis ! Iya, sapa tau yang makan coklat keikutan manis :D
Gw suka coklaaaaattt.
Beng-beng, gerry chocolatos, Silverquen, Millo, Conello sweet heart brownies, Cornetto disk chocolate, Choco Cheese crepes dan masih banyak lagi.
Banyak loh manfaat dari makan coklat selaen bikin gemuk :D
Silahkan googling sendiri.


Apa makanan yang gw gak suka? Cabe dan semua makanan pedas !
Gw paling gak bisa makan pedas. Jadi makanan yang pedas yang ada cabenya gw gak begitu suka. Entah kenapa gw gak suka pedas. Mungkin karena gw punya penyakit lambung yang gak bisa bikin gw makan makanan pedas. Gara-gara itu tiap gw makan pedas pasti perut gw kontraksi, entah sakit, entah panas -_-
Makanya gw paling nolak kalo dikasih makanan pedas. Tapi gw gak nolak kalo ada yang ngasih gw coklat :D

Kamis, 24 Februari 2011

Bahanya Menjadi Seorang Perokok Pasif

Gak bisa dipungkiri, rokok udah jadi salah satu kebutuhan hidup yang gak bisa dipisahkan terutama kaum lelaki. Mungkin mereka udah sadar apa bahaya dari rokok yang mereka konsumsi itu, tapi ketergantungan yang membuat mereka sulit untuk lepas dari rokok. Yap, rokok itu udah kaya ganja, bikin ketagihan, ketergantungan, dan susah buat dilepas. Bagi para smokers, rokok bisa nenangin jiwa dikala mereka lagi galau. Bahkan ada loh kalo lagi laper, malah milih beli rokok daripada beli makanan. Ckckck, miris sekali gw liatnya. Apalagi buat para anak sekolahan, yang tiap hari masih minta duit jajan ke orang tuanya. DUit itu malah dipake buat beli rokok diem-diem, dan dibawa ke sekolah pula. Gimana cara pemikiran mereka ya? Heran gw, gw aja yang dikasih duit Rp 10.000 sehari masih merasa laper padahal itu duit buat makan loh *apa gwnya kali ya yang karet? hahaha

Udah banyak kok pamflet atau pengumuman yang mengumumkan bahwa merokok itu bahaya. Tapi entah deh, masih banyak bahkan makin banyak aja para smokers yang gw temuin. Trus, merokoknya tuh suka gak liat tempat. Di dalem angkotlah, diruangan berAc lah. Padahal itu amat sangat mengganggu orang lain. Secara gak langsung, orang yang berada di sebelah si perokok bisa jadi perokok juga loh. Ya, mereka menghirup asap yang dihebuskan para perokok. Mereka ini lah yang disebut perokok pasif.

Trus, apa bahayanya? Kan cuma menghirup asapnya doank.
Hadoo, ini pertanyaan gak cuma dari si perokok pasif, tapi mungkin si perokok aktif gak tau bahaya bagi orang yang menghirup asap rokok mereka.
Perokok pasif itu bahayanya 3 kali lipat dari perokok aktif. You know? Menghirup asap rokok itu lebih bahaya daripada menghisap rokok langsung. Penyakit yang diderita perokok pasif, gak lebih baik loh daripada perokok aktif. Mereka juga terkena kanker, paruparu, masalah pernafasan. Bahkan mereka bisa meninggal lebih cepat dibanding perokok aktif dan angka kematiannya meningkat 15% lebih tinggi.

Asap rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimiawi, dimana 60 diantaranya penyebab kanker. Setyo Budiantoro dari Ikatan AHli Kesehatan Masyarakat mengatakan, sebanyak 25% zat berbahaya masuk ke dalam si perokok itu sendri,  sedangkan 75%nya berada di udara bebas yang beresiko masuk ke dalam tubuh orang lain. Gila gak tuh? Kita yang gak tau apa-apa bisa kena efek 75%nya dibanding mereka yang melakukan. Karena mereka akan menghisap rokok dimana pada ujung rokok itu ada filter penyaringnya, sedangkan yang jadi perokok pasif, akan menghirup secara langsung asap yang dihembuskan si perokok itu.
Udah ada kok kasusnya seorang gadis yang meninggal gara-gara jadi perokok pasif.
Check this out :  Perokok Pasif

Maka, sayangilah orang sekitar anda. Tapi sebelumnya, sayangi diri lo sendiri. Dengan lo menyayangi diri lo sendiri, lo bisa menjauhi orang sekitar dari bahaya yang lo timbulin. Kalian para perokok, mulai tau diri lah, kalo emang gak bisa berenti merokok, kurangin sedikit demi sedikit dan jangan merokok di depan umum apalgi orang tersebut bukan seorang smoker.
I don't hate a smoker, but i hate smoke.

Semoga bermanfaat :)

Selasa, 25 Januari 2011

Dibalik Lembutnya Es Cream

Siapa yang gak suka es cream??? Ngacung !!
Gw rasa jarang yang gak suka es cream. Kalo gw, maniak malah. Apalagi es cream coklat :D
Tapi gimana sih es cream itu??

Membayangkan es krim akan terbayang kelembutan dan ke-yummy-an rasanya. Untuk membuat dan menyimpan es krim sehingga kelembutan dan rasa yummy-nya terpelihara, kuncinya adalah kimia. Tanpa sifat koligatif larutan atau sifat-sifat koloid tidak mungkin es krim lezat bisa diproduksi.


Struktur dan kandungan es krim
Es krim tidak lain berupa busa (gas yang terdispersi dalam cairan) yang diawetkan dengan pendinginan. Walaupun es krim tampak sebagai wujud yang padu, bila dilihat dengan mikroskop akan tampak ada empat komponen penyusun, yaitu padatan globula lemak susu, udara (yang ukurannya tidak lebih besar dari 0,1 mm), kristal-kristal kecil es, dan air yang melarutkan gula, garam, dan protein susu.
Berbagai standar produk makanan di dunia membolehkan penggelembungan campuran es krim dengan udara sampai volumenya menjadi dua kalinya (disebut dengan maksimum 100 persen overrun). Es krim dengan kandungan udara lebih banyak akan terasa lebih cair dan lebih hangat sehingga tidak enak dimakan.
Bila kandungan lemak susu terlalu rendah, akan membuat es lebih besar dan teksturnya lebih kasar serta terasa lebih dingin. Emulsifier dan stabilisator dapat menutupi sifat-sifat buruk yang diakibatkan kurangnya lemak susu dan dapat memberi rasa lengket.


Alat pembuat es krim
Nancy Johnson dari Philadelphia adalah orang yang pertama menciptakan alat pembuat es krim. Alat yang ia ciptakan adalah ember dari kayu yang di dalamnya ada wadah lebih kecil dari logam. Wadah logam ini dapat diputar dengan menggunakan pedal. Ruang di antara wadah kecil dan ember kayu diisi dengan campuran es dan garam. Alat-alat yang modern saat ini pun masih menggunakan prinsip yang sama .
Pembuatan es krim sebenarnya sederhana saja, yakni mencampurkan bahan-bahan dan kemudian mendinginkannya. Air murni pada tekanan 1 atmosfer akan membeku pada suhu 0°C. Namun, bila ke dalam air dilarutkan zat lain, titik beku air akan menurun. Jadi, untuk membekukan adonan es krim pun memerlukan suhu di bawah 0°C. Misalkan adonan es krim dimasukkan dalam wadah logam, kemudian di ruang antara ember kayu dan wadah logam dimasukkan es.
Awalnya, suhu es itu akan kurang dari 0°C (coba cek hal ini dengan mengukur suhu es yang keluar dari lemari pendingin). Namun, permukaan es yang berkontak langsung dengan udara akan segera naik suhunya mencapai 0°C dan sebagiannya akan mencair. Suhu campuran es dan air tadi akan tetap 0°C selama esnya belum semuanya mencair. Seperti disebut di atas, jelas campuran es krim tidak membeku pada suhu 0°C akibat sifat koligatif penurunan titik beku.
Bila ditaburkan sedikit garam ke campuran es dan air tadi, kita mendapatkan hal yang berbeda. Air lelehan es dengan segera akan melarutkan garam yang kita taburkan. Dengan demikian, kristal es akan terapung di larutan garam. Karena larutan garam akan mempunyai titik beku yang lebih rendah dari 0°C, es akan turun suhunya sampai titik beku air garam tercapai. Dengan kata lain, campuran es krim tadi dikelilingi oleh larutan garam yang temperaturnya lebih rendah dari 0°C sehingga adonan es krim itu akan dapat membeku.
Tetapi, tunggu dulu! Kalau campuran itu hanya dibiarkan saja mendingin tidak akan dihasilkan es krim, melainkan gumpalan padat dan rapat berisi kristal-kristal es yang tidak akan enak kalau dimakan. Bila diinginkan es krim yang enak di mulut, selama proses pembekuan tadi adonan harus diguncang-guncang. Pengocokan atau pengadukan campuran selama proses pembekuan merupakan kunci dalam pembuatan es krim yang baik.
Proses pengguncangan ini bertujuan ganda. Pertama, untuk mengecilkan ukuran kristal es yang terbentuk; semakin kecil ukuran kristal esnya, semakin lembut es krim yang terbentuk. Kedua, dengan proses ini akan terjadi pencampuran udara ke dalam adonan es krim. Gelembung-gelembung udara yang tercampur ke dalam adonan inilah yang menghasilkan busa yang seragam (homogen).


Peran emulsifier
Metode sederhana pengadukan dan pendinginan secara serempak ini ternyata menimbulkan masalah lain. Krim pada dasarnya terdiri atas globula kecil lemak yang tersuspensi dalam air. Globula-globula ini tidak saling bergabung sebab masing-masing dikelilingi membran protein yang menarik air, dan airnya membuat masing-masing globula tetap menjauh. Pengadukan akan merusak membran protein yang membuat globula lemak tadi kemudian dapat saling mendekat. Akibatnya, krim akan naik ke permukaan. Hal seperti ini diinginkan bila yang akan dibuat adalah mentega atau minyak, tetapi jelas tidak diinginkan bila yang akan dibuat es krim.
Penyelesaian sederhananya adalah dengan menambahkan emulsifier pada campuran. Molekul emulsifier akan menggantikan membran protein, satu ujung molekulnya akan melarut di air, sedangkan ujung satunya akan melarut di lemak. Lecitin, molekul yang terdapat dalam kuning telur, adalah contoh emulsifier sederhana. Oleh karena itu, salah satu bahan pembuat es krim adalah kuning telur. Selain itu, dapat digunakan mono- atau di-gliserida atau polisorbat yang dapat mendispersikan globula lemak dengan lebih efektif.


Dapat dibuat di wadah meriam
Karena prinsip pembuatan yang sangat sederhana itulah, maka pernah ada kejadian yang lucu dalam pembuatan es krim. Pilot Angkatan Udara Amerika pada saat Perang Dunia II (zaman itu di medan perang tentu sukar untuk mendapatkan es krim) kreatif membuat es krim dengan menggunakan wadah meriam! Para penerbang ini mengamati dan mendapatkan bahwa wadah meriam ternyata mempunyai suhu dan tingkat getaran yang cocok untuk menghasilkan es krim. Jadi, setiap kali mereka berangkat menyerang lawan, tak lupa mereka menempatkan satu wadah besar berisi adonan es krim. Hasilnya dalam perjalanan pulang dari penyerangan mereka akan dapat menikmati es krim yang sedap.


Penyimpanan es krim
Bila es krim tidak disimpan dengan baik, sebagian es krim yang mencair akan membentuk kristal es yang lebih besar dan ketika kembali dimasukkan ke pendingin kristal esnya akan tumbuh membesar. Hal ini akan mengakibatkan teksturnya menjadi semakin kasar dan tidak enak di mulut. Selain itu, sebenarnya pengasaran tekstur ini bisa juga diakibatkan karena laktosa (gula susu) akan mengkristal dari larutan dan sukar melarut kembali.
Untuk mengatasi hal ini, bila selesai makan (sebelum menyimpan kembali), dapat ditaburkan sedikit gum atau serbuk selulosa di atas es krim. Serbuk-serbuk itu akan menyerap kuat air yang mencair sehingga pembentukan kristal es yang besar dapat dicegah.

sumber : kimi@net