Jumat, 13 November 2015

Nendia Primarasa Catering and Wedding Service



MAAPKAN LOH UDAH MAU 9 BULANG NIKAH BARU NGEREVIEW HIKS SEDIH..

Di post ini gue mau ngucapin terimakasih kepada tim Nendia Primarasa khususnya Mas Ado yang udah banyak banget ngebantuin ngurusin ini itu sebelum dan pas hari H, Mami Resti yang ngasih discount hehe, Mba Rina dkk yang udah di rempongin ini itu. Mungkin ini yang dinamakan jodoh, cuma sekali ikut test food Nendia, Mama udah sreg banget dan kekeuh pake cateringnya mereka aja.
Dan alhamdulillah ya mereka baik hati banget, timnya gak ada yg jutek-jutek, vendor-vendor yang kerja sama juga memuaskan semuaa.

Dibawah ini gue kasih dekorasi yang penanggung jawabnya Mas Ado sendiri.

--Decor by Surya Decor--

Untuk dekorasi gue memilih tema Betawi tanpa lepas dari Warna Ungu. Jadi tetep warna kesukaan harus masuk meskipun nuansa tradisional yang dipakai :)

Pergola masuk ke Gedung

Pelaminan. Betawi banged !
VIP Corner
Buffet 1
Buffet 2

Dessert Table

Pondokan
View dari Pelaminan

View dari pintu masuk
Bonus sepeda ontel hasil ngerayu Mas Ado :p


--MUA by Sanggar Tiara Salon--
Ibu Tuti selaku pemilik sanggar sangat profesional. Anak buahnya pun baik hati banget. Pas pertama kali visit ke sanggar gak pernah ketemu sama Bu Tuti tapi tetap dilayani sama anak buahnya. Bahkan final fitting aja mereka pada sabar ngukur baju yang gue mau biar gak kegedean secara badan gue mini alias kurus pisan. Saat hari H gue bersyukur Bu Tuti bisa turun tangan buat jadi MUA gue karena denger-denger beliau sibuk banget. Walaupun pas di make up sering diomelin karena kondisi saat itu ingusan hahah tapi hasil makeup nya joss gandos. Beliau memantau sampe gue duduk manis di pelaminan loh. Untuk baju juga gue sama abang udah naksir dari awal sama baju putih itu. Karena dresscode yang lain ungu jadi kepikiran juga kalo pengantinnya ungu, gak keliatan dong? Dan gue minta bener-bener betawi full ke tim Tiara Salon alhamdulillah gak kecewaaaa..

--Photography by Republic Photo--
Tadinya gak mau ambil paket plus foto tapi berhubung teman yang ingin diminta tolong udah jauh di Surabaya jadi ambil paket foto juga dari Nendia. Penambahan karena gue pake pas Akad Nikah juga. Mas-masnya baik, lucu, kocak dan gak pelit jepret secara pas Akad banyak yang minta di foto dan nungguin orang sampe kumpul lengkap baru foto. Pas di acara resepsi juga gak mengecewakan deh, jempollsss !
Sempet takut karena baca beberapa review backgroound music Video ada lagu-lagu kosidahan dan dangdut gitu tapi pas gue liat punya gue, ah alhamdulillah loh lagunya bagus semua hahaha..

Pengantin Pria

Proses pemasangan Mahkota  Betawi
Make Up Pengantin Wanita

Betawinese
Betawinese
We are on Betawi Custom
ANOTHER PHOTO SESSION from Republic Photo

  
 
Oke kayaknya cukup itu aja.. Overall gak kecewa deh pake jasa Nendia Primarasa.. dari makanan, tim, vendor yang kerja sama semuanya jempollllls.. kalo ada yg mau nanya-nanya monggo silahkan :)

Jumat, 07 Agustus 2015

Bersamamu, kutemukan aku

Aku yang menjadi diri sendiri
Aku yang bahagia dalam kesederhanaan ini
Kau ajarkan aku bahagia dengan cara sederhana
Kau selalu jatuhkan aku dalam bahagia kasih cinta
Kemewahan, nyatanya tidak dalam kita
Sepertinya kau begitu paham, jika bahagia dapat lahir dari hal-hal kecil yang sederhana

Terimakasih untuk segalanya

Doakan aku agar tetap sanggup menemanimu bahagia hingga kita kelak menua bersama

Sejak bersamamu, aku tidak ingin lagi membaca halaman perihal kehilangan
Sebab di pelukmu, serupa rumah yang telah lama ku rindukan.

Di tubuhmu, aku pulang

repost from @tausiyahku_

Kamis, 06 Agustus 2015

Jatuh Cinta Kepadamu

Aku tidak pernah berencana untuk jatuh cinta kepadamu.

Tapi sebelum aku menemukanmu, aku begitu suka menceritakanmu di dalam doa-doaku.
Jika saat ini kau ada, aku percaya; Tuhan memang Maha Baik, pun Tuhan begitu Maha Cinta.

Aku tidak pernah sekalipun menyesali pertemuan kita.
Pun dengan cinta yang semakin hari semakin tumbuh baik dalam kasih bahagia.
Darimu aku sanggup mensyukuri hal-hal kecil yang ternyata dari sana kita sanggup tumbuh dalam bahagia yang sebenarnya.

Aku mencintai baik burukmu.
Aku mencintai lebih kurangmu.
Aku mencintaimu dalam tulus doa dan cinta.
Dan sepertinya, kau begitu paham apa yang kurasa, bahkan tanpa perlu aku mengatakannnya.

Suamiku, ketika Tuhan mempertemukan kita.
Aku percaya, Tuhan mempercayai kita.
Mungkin jalan kita akan berbeda dengan yang lainnya.
Sulit, rumit.
Tetapi aku selalu yakin, bersama kita akan menyelesaikan semuanya.

Aku ingin menemanimu dalam suka dan duka yang bersama.
Aku mencintaimu dengan berbagai macam cara.
Dan semoga, Tuhan tak akan lagi memiliki alasan untuk memisahkan kita.


Report from SA
@tausiyahku_

Kamis, 26 Desember 2013

Teruntuk, kamu...

Teruntuk kamu yang sekarang berada di ujung timur Indonesia.

Pertama kali kita kenalan, aku syok begitu kamu menyebutkan asal daerah kamu.
Setelah itu aku dibuat syok lagi begitu kamu bilang jurusan yang kamu ambil itu Teknik Elektro. Kenapa aku syok? Baru kali ini aku kenalan sama orang dari ujung timur Indonesia, Manokwari. Selama ini, asal daerah teman-temanku gak lebih dari Jawa dan Sumatera. Ada rasa senang bisa berkenalan dengan teman dari daerah yang berbeda. Lalu, setelah kamu sebutkan jurusan yang kamu ambil berbeda denganku, ada sedikit kekaguman dalam diri aku. "Kamu hebat, jarang cewek yang mau ambil jurusan listrik. Aku saja masih setengah hati untuk menjadi anak Teknik".

Waktu bergulir dan pertemanan kita semakin dekat. Walaupun kamu orangnya ambekan, walaupun kadang kita anak kosan suka takut sama kamu kalo kamu lagi marah, tapi aku tahu kamu yang paling perhatian sama teman-teman kamu. Entah kenapa aku bisa ngerasain, kamu itu kalo berteman tulus, gak mandang dia siapa, jurusan apa, dari daerah mana. Itu yang membuat aku betah jadi teman kamu.

Pertemanan gak sebatas tinggal bersama kan? Suatu hari kamu pindah kosan pun kita masih sering bareng. Bahkan rumah baru mu lebih sering aku singgahi terlebih saat aku lagi galau dan pengen curhat sama kamu. Oh iya, rumah barumu juga jadi saksi bisu antara aku sama Kak Erdi juga kan? Haha aku mau ketawa kalo inget kejadian itu, kamu dan teman kita satu lagi disogok sebotol Pulpy Orange sama Kak Erdi.

Hari-hari dikampus, kesibukan yang semakin membuat kita jarang bertemu terkadang menjadikan sebuah rindu. Rindu akan kebersamaan kita, rindu akan curhatan-curhatan dan tangisan lalu berpelukan untuk saling menenangkan. Tapi aku tahu, kita sudah semakin dibebani sama tugas akan kewajiban kita di kampus.

Yah, terlalu banyak momen indah yang kalo aku tulis disini bisa jadi 1000 halaman. Semua emang gak tertumpah disini, tapi akan kekal dalam hati kita masing-masing. Tak akan terganti karena setiap orang punya ceritanya sendiri.

Sekarang kamu udah bahagia di sisi orangtuamu lagi. Sudah berkumpul bersama kehangatan canda tawa keluargamu. Tapi aku yakin, kamu gak akan melupakan keluarga kecilmu di Jakarta, aku yakin karena aku tahu kamu.

Semoga kamu sukses membangun kota kelahiranmu ya. Kalo udah sukses jangan lupa sama teman-teman seperjuanganmu disini. Disini kita berjuang bersama selama 4 tahun untuk membuka pintu kesuksesan kita masing-masing.

Sampai bertemu lagi dalam kesuksesan kita nantinya. Aku akan merindukan kamu. Ah, maaf aku nangis waktu nulis ini. Aku terharu mengingat kebersamaan kita dulu. Kita pasti bertemu lagi kan? Kamu sudah janji ya bakal datang kalo aku nikah nanti. Doain aku ya biar ada rejeki lebih bisa ngasih kamu tiket PP, tapi kalo rejekimu yang berlebih, datanglah tanpa membawa apapun, aku sudah senang.

Dear Puput Supiyati Sumono. See ya ! :)